kisah hantu yang misterius


Informasi tentang kisah hantu yang misterius di website info terbaru news dan tips trik. Silahkan klik link di bawah untuk hasil pencarian kisah hantu yang misterius.

Info 10 Museum Yang Paling Menakutkan di Dunia

Posted in Info Khusus on Dec 22, 2010 with Comments Off

Sungguh berita yang bermanfaat “10 Museum Yang Paling Menakutkan di Dunia”, ketika membaca artikel ini ada pengetahuan yang saya dapatkan. Silahkan lanjutkan membaca 10 Museum Yang Paling Menakutkan di Dunia.

Museum-museum dibawah ini memang sangat menyeramkan dan menakutkan. Inilah 10 Museum Yang Paling Menakutkan di Dunia yang berhasil dirangkum team duniakita.

10. House on the Rock

Museum ini awalnya dirancang untuk mengumpulkan benda apa saja, House on the Rock berlokasi di Deer Shelter Rock, Wisconsin yang pertama kali dibuka pada tahun 1959. Disini terdapat replika dari berbagai kota Amerika di awal abad 20 replika juga ada monster laut sepanjang 200 kaki.Namun sayangnya semua koleksi di rumah museum inidibiarkan berdebu dan dalam ruang gelap. Kalian bisa membayangkan bagaimana sebuah ruangan gelap berisi berbagai alat musik tua dan ratusan boneka tak terawat bersatu dengan bau pengap dan hawa mistis menyeramkan!

9. Glore Psychiatric Museum

Siapa sih yang tidak ingin melihat sebuah museum yang didedikasi untuk sejarah hal hal hebat seperti perawatan kejut listrik dan Lobotomies?ya.hampir semua orang minat hal itu, tapi jika kalian ingin lihat hal hal yang mengejutkan, silahkan berkunjung ke Glore Psychiatric Museum. Dan jika kalian melihat bagian paling mengerikan di museum ini, santai saja sebab itulah kenikmatannya. Jangan lupa untuk mengunjungi area pengobatan kuno dimana anda bisa melihat instrumen untuk pasien yang mengalami pendarahan dan diaorama operasi psychosurgical menarik yang membuat kalian terus melangkah.

8. New Haven Ventiloquist Museum

Di New Haven Connecticut terdapat sebuah museum yang hanya mengandung baris demi baris boneka ventriloquist tua. Setiap tempat duduk di teater memiliki boneka di dalamnya . duniakita.info Sekarang kebanyakan orang tidak lagi menderita Autonomatonophobia (rasa takut jika melihat figur manusia buatan – yes it’s real) Ada seribu “Chuckie” disini.

7. Catacombs of Palermo

Catacombs dari Palermo berubah menjadi sebuah museum kematian. Jauh di dalam perut biara Kapusin kalian bisa melihat ratusan mayat – baik biksu atau mayat mayat masyarakat setempat. Mayat mayat ini di bariskan di sepanjang dinding dalam pakaian saat mereka dikuburkan. Mayat-mayat itu diletakkan di Catacombe dari akhir abad ke-16 sampai pemakaman yang terakhir – Rosalia Lombardo pada 1920-an. Udara dingin dan lingkungan kering berarti bahwa jenazah sangat terjaga dengan baik – tersimpan dengan sangat baik sehingga terlihat seperti tidur.Yang paling mengerikan mayat mayat ini seperti terlihat siap bangun setiap saat untuk menyerang para pengunjung.Tempat liburan yang asik bukan?hiiiy

6. London Dungeon

Ruang bawah tanah London yang sangat terkenal. Menempatkan benda benda menakutkan yang tersisa disini . Sebuah peninggalan penjara bawah tanah dan tempat penyiksaan di abad pertengahan. Jika Anda pergi ke Dungeon sebaiknya minum dulu jika memiliki sakit jantung sebab disini banyak aktor bayaran yang akan melompat tiba tiba dan menakut nakuti kalian .Antrian masuk kesini sangat panjang , sebab atraksi yang sangat terkenal. duniakita.infoSatu-satunya tempat lain yang memiliki antrian terpanjang lainnya yaitu toko roti di Soviet Rusia.

5.Lombrop’s Museum of Criminal

Cesare Lambroso mendirikan sekolah Italia kriminologi. Tidak mengherankan jika museum ini – diisi dengan objek yang memang mengerikan.Dikombinasikan dengan berbagai macam koleksi yang menggambarkan tindak kejahatan, ada senjata yang digunakan untuk menyembelih manusia, bahkan Lambroso memiliki koleksi kepala yang di awetkan dalam botol formalin dengan sempurna. Jika Anda tertarik dengan kisah kejahatan – atau hanya ingin menghabiskan hari menatap tengkorak, potongan sisa sisa tubuh manusia, dan benda-benda mengerikan lainnya, ini adalah tempat yang cocok.

4. Madame Tussaud

Ini mungkin entri yang paling terkenal di dalam daftar. Madame Tussauds di London yang terkenal karena koleksi replika terbesar yang dibuat dari lilin – kebanyakan dari orang-orang terkenal. Tapi museum itu mulai lebih mengerikan. Madame Tussaud memulai koleksi sejak revolusi Perancis. Dia akan pergi ke Guillotine setelah mendengar ada orang telah dieksekusi dan membuat cetakan lilin kepala mereka yang terputus!. Dan yang paling dikenal mungkin adalah patung lilin Raja terakhir dari Perancis. Kesemua kepala ini dipajang di museum bersama dengan koleksi lain yang mengerikan, menampilkan gambaran kesadisan dalam sejarah. Ketika kalian melihat patung replika berukuran seperti asli dari salah satu korban Jack the Ripper, kalian akan berpikir dua kali untuk kemari. Oh ya satu lagi- untuk membuat hal-hal yang lebih menakutkan, ruang penuh kengerian ini sekarang menambah atraksi dengan aktor yang akan melompat keluar dan menakut-nakuti pengunjung. Sepertinya kalian harus membawa celana dalam cadangan kalau kemari. hahahahaha

3.Museum of Anatomy

Honor Fragonard adalah seorang profesor anatomi – setidaknya dia sampai ia dikurung karena menunjukkan gejala kegilaan! Dua puluh tahun kemudian ia mulai pekerjaan yang akan membuat prestasi cemerlang dalam hidupnya. Tahun 1794 ia mengumpulkan mayat untuk koleksinya dan menjadi museum tentang anatomi terbesar . Museum dirancang untuk menyimpan dan mamerkan koleksi mayat yang dikuliti olehnya dan dibalsem dengan resep resep rahasia – resep yang tetap menjadi misteri sampai hari ini. Koleksinya berisi tubuh hewan yang dikuliti dan di awetkan, mayat anak-anak, dan juga mayat kriminal yang tewas dieksekusi serta koleksi tengkorak dari panti-panti gangguan mental .

2. Mutter Museum

Museum Mutter terkenal karena koleksi yang besar dari spesimen tengkorak dan anatomi termasuk model lilin seorang wanita dengan tanduk manusia tumbuh di dahinya, dipajang juga sebuah kerangka tertinggi dari Amerika Utara, usus manusia sepanjang 5 kaki (digambarkan di atas) yang berisi lebih dari 40 pon kotoran, dan ketakutan tubuh dari Soap Lady misterius yang seluruh tubuh mayat itu berubah menjadi sabun setelah dia meninggal. Museum ini juga rumah tumor ganas diambil dari tubuh Presiden Grover Cleveland, ada juga hati kembar siam dari Siam terkenal Chang dan Eng Bunker, dan bagian organ pembunuh Presiden Abraham Lincoln, John Wilkes Booth.

1.The Purgatory Museum

Menurut doktrin Katolik, orang yang meninggal dengan hanya sedikit dosa pada jiwa mereka akan menuju ke api penyucian untuk dibersihkan oleh api itu sebelum melayang ke surga. Di Gereja Hati Kudus di distrik Prati Roma, terdapat sebuah museum kecil yang terletak di belakang altar samping. Ini adalah museum api penyucian. Tempat ini benar-benar menakutkan, memamerkan dokumentasi kasus-kasus jiwa-jiwa di api penyucian yang kembali ke bumi untuk menghantui . Beberapa item yang dipajang yaitu meja dengan tanda hangus dan garis-garis yang diukir dari itu oleh tangan dari dunia lain, serta jejak sidik jari terbakar pada pakaian dan seprai. Tapi mungkin item yang paling menakutkan dari semua itu adalah sebuah buku berisi telapak tangan hangus di salah satu lembarannya. Sebuah telapak tangan biarawati yang sudah lama meninggal dan terjebak di api penyucian atas dosa dosa yang tidak diketahui.

sumber: http://www.duniakita.info/2010/12/10-museum-yang-paling-menakutkan-di.html?

Semoga artikel 10 Museum Yang Paling Menakutkan di Dunia memberikan tambahan wawasan untuk anda.

Pencarian Info Terbaru 2011:

tempat yang paling menakutkan di dunia, 10 hantu paling menakutkan di dunia, Www kisah nyata terkenal didunia com, toko roti antrian terpanjang di dunia, terapi infoten

Info Pesan Dalam Botol

Posted in Info Khusus on Sep 29, 2010 with Comments Off

Sungguh berita yang bermanfaat “Pesan Dalam Botol”, ketika membaca artikel ini ada pengetahuan yang saya dapatkan. Silahkan lanjutkan membaca Pesan Dalam Botol.

Ini bukan dongeng. Tapi kejadian nyata yang terjadi sejak dulu kala. Sejumlah kisah tentang pesan-pesan yang dimasukkan ke dalam botol dan dihanyutkan ke lautan. Sebuah cara pengiriman pesan yang tetap dikenang dalam sejarah manusia.
Pesan dalam botol (message in the bottle) adalah suatu bentuk komunikasi kuno. Caranya dengan menempatkan sebuah surat atau pesan singkat di dalam sebuah tabung kedap air (bisa drum, botol kaca, botol plastik atau kontainer khusus) dan dihanyutkan ke laut atau samudera. Biasanya pesan tersebut tidak ditujukan kepada alamat tertentu, karena sifatnya yang memang bisa mencapai wilayah mana saja tergantung arus laut. Karena itu, penggunaan pesan dalam botol biasanya dilakukan dalam keadaan darurat seperti pesan permintaan tolong yang dilakukan kapal tenggelam, kapal rusak, atau orang yang terdampar di pulau terpencil.

Namun karena ketidakefektifan dan terkesan untung-untungan, pengiriman pesan dalam botol ini pun akhirnya tidak termasuk dalam sistem pengiriman pesan formal. Namun masih banyak orang hingga kini yang memakainya sebagai bagian dari hiburan, kesenangan dan permainan. Bahkan istilah pesan dalam botol juga sudah mengalami perubahan makna. Bukan lagi pesan yang benar-benar disimpan dalam botol, tapi sudah mengandung frase (pengertian) mengenai sebuah pesan yang disampaikan lewat media, khusus dengan target tak terarah.
Botol memang sebuah wadah yang tepat untuk kondisi lautan. Sifat bahan pembuatnya yang dari kaca, menyebabkan botol tidak terkena erosi air, kerusakan akibat air asin dan sangat sulit diurai. Selain itu, botol tertutup rapat akan kedap air dan berisi udara di dalamnya yang memungkinkan terapung dalam waktu lama. Karena sifatnya yang mengapung, botol akan mengikuti arah angin dan arus laut, hingga berhenti saat terhempar ke pantai dan daratan.
Dalam sejarah, catatan pertama penggunaan pesan dalam botol telah dilakukan pada tahun 310 SM oleh filsuf Yunani kuno Theophrastus, sebagai bagian dari eksperimen arus laut untuk memperlihatkan bahwa Laut Mediterania adalah satu aliran dengan Samudera Atlantik.
Lalu catatan lain juga membukukan bahwa Christopher Colombus (1451-1506) sang penjelajah dan penemu Benua Amerika (New World) menggunakan pesan dalam botol saat armada kapalnya dihantam sejumlah badai lautan. Ia memasukkan laporan singkat catatan perjalanannya dan pesan khusus untuk Ratu Spanyol ke dalam sebuah drum, lalu melemparkannya ke laut. Ia berharap agar pesan itu bisa diterima, walaupun ia tak selamat dari amukan badai.
Lantas di abad 16, Angkatan Laut Inggris menggunakan pesan dalam botol untuk memberi informasi kepada sesama armada kapal Inggris. Pesan itu memuat informasi intelijen penting mengenai posisi musuh dan keadaan perairan. Namun karena seringkali nelayan menemukan botol pesan itu lalu membukanya, pesan intelijen pun bocor.
Ratu Elizabeth I yang murka karena data intelijen sering dibuka dan akhirnya diketahui publik, kemudian menetapkan aturan khusus bahwa pesan dalam botol milik Angkatan Laut Inggris dan Kerajan Inggris tidak boleh dibuka sembarangan, kecuali oleh pejabat khusus pembuka pesan kerajaan Uncorker of Ocean Bottles. Pelanggaran terhadap perintah ini diancam hukuman mati.
Penggunaan pesan dalam botol dalam catatan paling modern dilakukan oleh manusia perahu pada Mei 2005. Sejumlah 88 perahu kaum migran ini diselamatkan dari lepas pantai Costa Rica setelah otoritas terdekat menemukan pesan dalam botol dari sebuah kapal nelayan yang merapat. Pesan dalam botol itu ternyata diikatkan oleh konvoi kapal-kapal pengungsi itu ke sebuah kapal nelayan yang melintas di dekat mereka. Isinya pesan singkat SOS memohon mereka diselamatkan.

Romantisme Pesan Dalam Botol

Ada satu kisah romantis yang tetap dikenang tentang pesan dalam botol. Kisah tentang sepasang anak manusia yang mulanya terpisah ribuan mil oleh lautan, namun akhirnya bersatu dalam ikatan cinta sejati. Perjodohan yang dibawa sebuah pesan dalam botol.

Adalah Ake Viking, seorang pelaut Swedia yang merasa sangat kesepian. Ia bekerja di sebuah kapal pesiar yang senantiasa mengarungi belahan dunia. Karena pekerjaannya di atas kapal, ia tak sempat bersosialisasi dengan kehidupan di daratan.
Pada tahun 1956, ia mencurahkan kerinduannya dalam sebuah surat. Dalam pesannya ia berharap akan menemukan seorang gadis pujaan hati untuk dipersunting sebagai istrinya. Ia meminta siapa saja wanita muda yang menemukan pesan itu agar membalas suratnya. Dengan untung-untungan pun ia memasukkan pesan itu ke dalam sebuah botol anggur bekas dan melemparnya ke tengah lautan.
Berbulan-bulan kemudian, seorang nelayan tua di Sisilia (Itali) menemukan pesan itu tersangkut di jalanya. Ia kemudian membuka botol itu dan membaca surat di dalamnya. Si nelayan membawa pulang pesan dalam botol itu dan dengan bercanda menunjukkan surat tersebut kepada putrinya, Paolina. Tergelitik keisengan dan rasa penasaran serta merasa bahwa ini semacam permainan yang mengasyikkan, Paolina membalas surat tersebut ke alamat perusahan kapal pesiar tersebut.
Dalam bulan-bulan berikutnya suratnya berbalas, Ake Viking dan Paolina kemudian terlibat intens dalam surat menyurat tanpa pernah bertemu. Obrolan korespondensi menjurus hal-hal romantis dan hubungan mereka semakin menghangat.

Dua tahun kemudian, Ake Viking mengambil cuti mengunjungi Paolina di Sisilia. Jodoh pun terpaut dan Ake Viking berjanji untuk kembali lagi. Pada musim gugur 1958, Ake Viking kembali ke Sisilia dan melamar Paolina pada pertemuan kedua mereka. Kedua sejoli ini pun akhirnya menikah di tahun itu juga. Wah!

Kisah-kisah Pesan Dalam Botol

Banyak fakta yang berhubungan erat dengan pesan dalam botol. Kisahnya berbau sains, misteri dan romantisme namun memang sarat nuansa humanis. Hanya berawal dari sebuah pesan dalam botol!

Satu kisah nyata memilukan yang misterius berasal dari catatan Chunosuke Matsuyama. Ia adalah seorang pelaut Jepang yang menjadi korban kapal karam bersama 44 krunya di tahun 1784. Dalam pelayaran, kapal mereka dihantam badai dan karam di lautan Pasifik. Matsuyama dan sejumlah krunya yang selamat terdampar di sebuah pulau karang terpencil di Pasifik.
Setengah putus asa melihat rekannya satu persatu tewas kelaparan, Matsuyama menuliskan tragedi yang menimpa mereka di atas sebuah kulit kayu lalu memasukkannya ke sebuah botol. Setelah menyegel botol agar kedap air, ia melemparkannya ke lautan.
Kira-kira 150 tahun kemudian di tahun 1934, pesan dalam botol yang dituliskan Matsuyama tersapu ombak dan mendarat di pantai berpasir di desa kelahirannya. Tak ada penjelasan yang bisa menjawab bagaimana pesan itu bisa sampai di desa kelahiran Matsuyama?

Pesan dari Medan Perang

Keanehan lain datang dari medan pertempuran Perang Dunia I. Saat berlayar melintasi Selat Inggris (English Channel) menuju front tempur (1914), seorang prajurit infantri Inggris Thomas Hughes yang didera kerinduan pulang ke rumah menulis sebuah surat untuk istrinya. Surat itu dimasukkannya ke dalam sebuah botol kedap air dan dilemparnya ke lautan. Dua hari kemudian konvoi kapal mereka diserang dan Thomas Hughes dilaporkan tewas dalam pertempuran itu.

Delapan puluh lima tahun kemudian di bulan Maret 1999, seorang nelayan menemukan sebuah botol tua yang berisi pesan dari muara Sungai Thames. Ia membaca pesan tersebut lalu menempuh perjalanan ke Auckland, Selandia Baru untuk mengantarkan surat itu secara langsung kepada putri Hughes. Putri Hughes berusia 86 tahun itu sangat terharu. Ini adalah satu-satunya surat yang pernah diterimanya dari sang ayah, seumur hidupnya.
Kisah lain berasal dari dua tentara Australia di masa PD I. Dalam perjalanan menuju front tempur di Prancis, mereka sepakat membuat surat untuk ibunya. Mereka memasukkan surat tersebut ke dalam botol dan melarungnya ke laut.
Kedua tentara ini dilaporkan tewas dalam pertempuran di Prancis. Namun pesan dalam botol itu ditemukan 37 tahun kemudian. Botol itu terdampar di pantai Pulau Tasmania pada tahun 1953. Surat itu diantarkan kepada kedua ibu serdadu itu dan mengenalinya sebagai tulisan tangan asli anaknya.
Pesan lain muncul dari sebuah botol yang lolos dari medan perang Eropa-Afrika. Sebuah pesan dalam botol ditemukan dari pantai Maine AS, 1944. Pesan itu berisi laporan singkat: Our ship is sinking. SOS didnt do any good. Think its the end. Maybe this message will get to the US some day (Kapal kami tenggelam. SOS tidak berbalas. Kami habis. Mungkin suatu saat nanti, pesan ini akan mencapai Amerika Serikat).
Setelah diteliti, ternyata pesan itu berasal dari kapal Perusak USS Beatty (DD-640), yang dihantam torpedo armada Jerman di laut wilayah barat, laut Afrika dan karam tak jauh dari selat Gibraltar pada 6 November 1943 saat Perang Dunia II.

Sebuah Penyelamatan

Tak selamanya pesan dalam botol terlambat tiba. Akibat sebuah pesan dalam botol, sekelompok pelaku pemberontak di atas kapal (mutiny) ternyata berhasil ditangkap. Kejadiannya bertahun 1875.

Di atas kapal layar bertiang tiga (bark) Lennie milik Canada, terjadi pemberontakan seluruh kru terhadap sejumlah perwira kapal. Kapal tersebut diambil alih dan menyisakan seorang perwira rendah yang memahami navigasi dan sistem kemudi kapal. Ia mengarahkan kapal menuju perairan Prancis dan mengatakan pada para pemberontak bahwa mereka berada di wilayah Spanyol. Saat itu si juru mudi melemparkan sejumlah pesan dalam botol tentang tragedi di atas kapal.
Ternyata salah satu pesan dalam botol ditemukan otoritas Prancis dan langsung meresponnya. Masih berlayar di perairan Prancis, kapal tersebut dihentikan Angkatan Laut Prancis dan seluruh kru yang memberontak ditangkap. Para pemberontak heran, mengapa aksi pemberontakan mereka bisa diketahui otoritas Prancis. Kekuatan sebuah pesan dalam botol.
Pesan Ilmiah dalam Botol
Berawal dari kebiasaan mengirimkan pesan dalam botol, akhirnya sebuah temuan ilmiah terjadi. Yaitu pemetaan aliran arus teluk dan peta arus laut (Gulf Stream Map) oleh Benjamin Franklin. Ia yang pertama kali melakukan pemetaan aliran arus teluk yang melengkapi peta arus laut yang dasarnya dipakai hingga kini.

Sejumlah percobaan telah dilakukan dan menyimpulkan bahwa sangat sulit memprediksi arah hanyut sebuah botol di laut lepas.
Ada percobaan menggunakan dua botol dilarungkan ke laut secara bersamaan dari lepas pantai Brazil. Botol pertama hanyut selama 130 hari dan ditemukan di pantai Afrika. Botol yang lain hanyut ke arah barat laut selama 190 hari dan terdampar di Nikaragua.
Penelitian lain, membuktikan bahwa arah botol yang terapung di laut tergantung pada kecepatan angin dan arus laut. Bisa saja botol tersebut terapung-apung mengikuti arah angin, meniupnya seiring gelombang air. Atau terseret arus teluk dan arus laut yang membawanya dengan kecepatan 4 knot sejauh 100 mil per hari.
Perjalanan botol terjauh dan terlama dalam eksperimen adalah botol yang dijuluki Flying Dutchman (namanya sesuai legenda tua kapal hantu yang terapung di laut lepas). Dilemparkan pertama kali dalam ekspedisi ilmiah ilmuwan Jerman pada 1929 di wilayah selatan Laut Hindia. Di dalamnya ada pesan singkat yang memohon penemu botol itu agar menuliskan lokasi ditemukan botol itu dan kemudian melemparnya kembali ke laut.
Eksperimen si Jerman membuktikan bahwa botol pesan itu melambung ke Amerika Selatan melintasi Atlantik, lalu kembali ke Samudera Hindia dan terdampar di perairan Barat Australia pada 1935. Tercatat bahwa botol itu mengarungi samudera sejauh 16.000 mil selama 2.447 hari (sekitar 6,5 tahun) dengan kecepatan jelajah rata-rata 6 mil laut perhari.
Temuan paling penting dilakukan Benjamin Franklin. Ketika dia menjabat sebagai kepala kantor pos Inggris untuk koloni Amerika, ia menyadari bahwa para kapten kapal penangkap paus mengetahui arus laut lebih baik ketimbang mitranya dari Inggris. Kapal-kapal Amerika menyeberangi Laut Atlantik jauh lebih cepat dibandingkan kapal-kapal Inggris untuk mengantarkan paket pos. Ia pun menyusun sebuah peta berdasarkan pengetahuan para pelaut penangkap paus dan informasi yang diperolehnya dengan menjatuhkan sejumlah botol dengan instruksi tertulis ke dalam arus teluk laut (gulf stream) dan meminta siapa-siapa yang menemukanya untuk mengembalikan botol-botol tersebut.
Berdasarkan semua informasi itu, ia pun mengaplikasikannya menjadi sebuah peta arus laut. Ia pun menjadi pencipta peta Gulf Stream pertama dan menerbitkannya tahun 1770 bersama rekannya, kapten kapal penangkap paus Timothy Folger. Kopian peta tersebut sempat hilang selama hampir 200 tahun hingga akhirnya ditemukan di Prancis.
Sumber: http://misteridunia.wordpress.com/

Semoga artikel Pesan Dalam Botol memberikan tambahan wawasan untuk anda.

Pencarian Info Terbaru 2011:

bentuk komunikasi aliran pesan, berita hantu perempuan di masukkan di dalam botol, cara membuat pesan dalam botol, catatan hidup seorang pelaut, hal romantis dalam pesan singkat
  • You Avatar