menyimpan uang di atm


Informasi tentang menyimpan uang di atm di website info terbaru news dan tips trik. Silahkan klik link di bawah untuk hasil pencarian menyimpan uang di atm.

Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM!

Posted in Wanita Karir on Jul 28, 2010 with Comments Off

Bagi anda wanita karir, tentu saja informasi “Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM!” akan sangat penting. Info Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM! ini akan membantu anda untuk lebih maju lagi dalam berkarir. Saya doakan semoga karir anda semakin maju.

Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM!Kebobolan uang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Dari akibat sifat yang boros, atau akibat pembobolan ATM yang makin sering terjadi belakangan ini. Melihat kasus pembobolan ATM seperti ini, sangat mungkin frekuensi yang terlalu sering mengambil uang di ATM memberikan ruang bagi para hacker untuk mengidentifikasi PIN Anda, kemudian menguras habis uang yang tersimpan dalam rekening tabungan Anda.

Aidil Akbar Madjid, perencana keuangan, mengatakan sebaiknya kita memaksakan diri untuk menggunakan uang seperlunya sesuai anggaran. Dengan begitu, uang Anda aman tersimpan dalam pos rutin bulanan, dan tak sepenuhnya mempercayakan simpanan di ATM, apalagi mengandalkan kartu kredit.

“Harus ada keseimbangan mengenai pengaturan persentase uang berdasarkan pos masing-masing. Manajemen amplop merupakan solusi paling ampuh untuk mendisiplinkan diri dalam mengatur keuangan,” papar Akbar kepada Kompas Female.

Manajemen amplop yang dimaksudnya adalah membagi-bagi uang sesuai pos-pos yang sudah ditentukan. Akbar mengklaim cara ini paling efektif, terutama dilakukan saat baru menerima gaji setiap bulannya. Menurutnya, sebelum mengisi amplop untuk pos kebutuhan bulanan, pastikan Anda sudah memenuhi pos seperti investasi, dana cadangan (emergency fund), dan asuransi.

“Investasi paling aman berupa emas. Dan asuransi sebagai bentuk proteksi bukan sebagai investasi,” tegasnya.

Kebanyakan perempuan di kota besar membelanjakan rata-rata 80% dari pendapatannya untuk belanja, atau yang sifatnya hiburan, papar Akbar. Kartu kredit merupakan akar masalahnya.

“Bayangkan jika seseorang dengan gaji tiga juta rupiah bisa mempunyai delapan kartu kredit yang berbeda. Kemudian, hutang senilai Rp70 juta membelitnya dengan kondisi saat ini tidak sedang berpenghasilan,” kata Chairman IARFC (International Association of Registered Financial Consultants) untuk Indonesia ini.

Akbar, menegaskan kemudahan memperoleh kartu kredit juga yang membuat banyak perempuan tergoda untuk selalu berbelanja.

Anda tentu tak ingin berada dalam kondisi demikian bukan? Jadi mulai poskan uang Anda, dan disiplinkan diri untuk tidak menggunakan uang tunai yang tidak dalam anggaran. Jika masih bandel, bukan mustahil Anda pun terbelit hutang jutaan rupiah.

Komentar anda pada Jangan Menyimpan Semua Uang di ATM! sangat ditunggu.

Pencarian Info Terbaru 2011:

cara efektiv menyimpan uang untuk lebaran, tips menyimpan uang, MENYIMPAN UANG DI ATM, makalah masalah pembobolan atm, gambar tanaman di ruangan atm

Dompet Rapi Pangkal Hemat Uang

Posted in Wanita Karir on Jul 27, 2010 with Comments Off

Bagi anda wanita karir, tentu saja informasi “Dompet Rapi Pangkal Hemat Uang” akan sangat penting. Info Dompet Rapi Pangkal Hemat Uang ini akan membantu anda untuk lebih maju lagi dalam berkarir. Saya doakan semoga karir anda semakin maju.

Selain uang, biasanya dompet juga digunakan untuk menyimpan kartu, mulai dari kartu ATM, kartu identitas, hingga kartu SIM telepon seluler. Tidak hanya itu, sering juga dompet dijejali berbagai bon, struk belanja, bahkan permen dan perlengkapan kosmetik.

Dompet yang isinya tidak keruan bisa menimbulkan banyak masalah. Dari menghambat pembayaran di kasir karena sulit mencari uang di antara tumpukan kertas, hingga salah memberi uang, karena tertukar antara uang Rp 10.000 dengan Rp 100.000. Supaya hal-hal semacam ini tak lagi terjadi, simak tips berikut ini:

1. Dompet Sesuai Kebutuhan
Sebelum membeli dompet, perhatikanlah kebutuhan Anda. Perhatikan ukuran dan desain dompetnya. Jika Anda adalah wanita aktif dengan berbagai kegiatan, pilih dompet yang memiliki ruang untuk benda-benda tambahan, seperti notes atau pulpen. Sebaliknya, bila kegiatan Anda tidak terlalu padat, pilih dompet standar dengan fungsi penyimpanan uang dan kartu. Anda bisa memiliki lebih dari satu dompet untuk berbagai acara, namun hati-hatilah saat akan memindahkan isi dompet. Jangan sampai ada yang tercecer atau hilang.

2. Bersihkan Dompet dari Kertas
Singkirkan kertas-kertas tak berguna yang menyelip di dompet, seperti catatan belanja yang sudah tidak terpakai atau kartu nama yang tidak lagi dibutuhkan. Kartu nama sebaiknya diletakkan di tempat tersendiri. Sedangkan untuk bukti pengambilan barang, sebaiknya disimpan di bagian tertentu dalam dompet yang tidak tercampur dengan benda-benda lain.

3. Rapikan Kuitansi
Simpanlah kuitansi atau tanda bukti pembayaran lain did alam dompet atau map khusus. Jangan menaruhnya dalam dompet sehari-hari. Jika tidak lagi diperlukan sebagai alat bukti pembayaran, Anda bisa membuangnya.

4. Atur Letak Kartu
Setelah membersihkan semua kertas yang tidak terpakai, susun kartu secara berurutan, seperti kartu identitas, kartu kredit, kartu ATM, kartu asuransi, dan lain sebagainya. Urutkan sesuai kebutuhan pemakaian, misalnya, jika kartu ATM lebih sering digunakan, letakkan kartu di tempat yang mudah dijangkau. Hal ini akan memudahkan Anda saat terburu-buru. Jangan memindah-mindahkan kartu-kartu ini. Semakin hafal letak kartu, semakin cepat Anda mengambilnya ketika butuh.

5. Susun Uang Berurutan
Susun letak uang secara berurutan sesuai besaran angka. Misalnya, uang seribu rupiah diletakkan di baris paling depan, dilanjutkan dengan nilai nominal yang lebih besar berikutnya. Sebaiknya uang dengan nilai nominal kecil jangan disatukan dengan yang nilai nominalnya besar. Kalau perlu, beri pembatas yang mudah terlihat antara setiap nominal. Niscaya, Anda tak akan keliru mengambil uang.

6. Pisahkan Benda Berisiko
Sebaiknya Anda tidak menaruh benda-benda seperti kunci (rumah, motor, lemari), surat berharga (STNK), cincin, atau flash disk di dompet. Jika barang-barang itu hilang bersamaan dengan dompet, si pencuri berpeluang menggasak barang-barang lainnya dengan kunci yang didapatnya atau mengambil data penting dalam flash disk.

7. Batasi Jumlah Foto
Wanita senang menyimpan foto dalam dompetnya. Tak jarang, jumlahnya lebih dari 1. Ingat, fungsi dompet adalah untuk menyimpan uang, bukan album keluarga. Anda tak perlu membawa semua foto, karena akan membuat dompet tebal dan sempit. Bawa 1-2 foto saja.

8. Buang yang Tak Perlu
Singkirkan benda-benda yang tak perlu, seperti klip kertas, permen, tisu, dan lainnya. Benda-benda ini akan mengotori dan membuat dompet penuh. Begitu pula dengan alat-alat kecantikan, simpanlah dalam wadah terpisah.

9. Siapkan Dimpet Khusus Receh
Uang receh sebaiknya disimpan dalam tempat khusus. Jangan digabungkan dengan uang kertas atau kartu. Bila dalam dompet tidak ada fungsi penyimpan receh, belilah tempat khusus untuk itu. Ini penting, karena seringkali uang receh membuat dompet berantakan dan menggembung, sulit ditutup, tak lama dompet akan rusak.

10. Bersihkan Secara Berkala
Semakin cepat kotoran pada dompet dihilangkan, makin kecil kemungkinan kerusakan yang timbul. Jika dompet terbuat dari bahan kulit, sebaiknya dibersihkan di tempat cuci profesional, seperti laundry. Dompet kotor pun bisa menyebar bau tidak sedap di dalam tas.

Komentar anda pada Dompet Rapi Pangkal Hemat Uang sangat ditunggu.

Pencarian Info Terbaru 2011:

cara membuat dompet dari kertas, dompet dan uang, cara hemat uang keluarga, kelebihan dompet tempat menaruh uang, uang di dompet
  • You Avatar