tentang bubur


Informasi tentang tentang bubur di website info terbaru news dan tips trik. Silahkan klik link di bawah untuk hasil pencarian tentang bubur.

Cerita Valentine Mengharukan Terbaru

Posted in Info Khusus, Info Umum on Jan 26, 2011 with Comments Off

Hari valentine memang sudah dekat, dan tentu saja nuansa valentine harus kita hidupkan. Saya sendiri tau kalau valentine merupakan hari kasih sayang, dan tentu saja kasih sayang untuk semua orang yang berarti di dalam hidup kita. Jangan lupa baca Kumpulan Puisi Valentine Terbaru Mengharukan.

Be My Valentine

Penulis : El-Syifa

“Tell me whom you love and

I will tell you who you are

Will you be my valentine?”

Meti meremas secarik kertas tanpa dosa di genggamannya. Tulisan cantiknya yang mengisi ruang kecil lembaran putih itu berkerunyut kusut. Valentine! Valentine! Huh! Kapan dia akan mendapat memo cinta seperti itu dari seorang pangeran impiannya? Seperti Rosa, seperti Pupuy, Lula, atau Sarah. Mereka semua sudah punya pacar dan segudang rencana menjelang hari kemerdekaan cinta, 14 Februari itu. Bahkan, sejak minggu-minggu ini, sebelum angka-angka di kalender Januari menunjuk nilai tertinggi.

Memang, di antara lima sekawan, bukan dia sendiri yang belum punya pacar. Pupuy dan Lula masih sorangan wae dan mereka menikmati kesendirian mereka. Tapi, untuk hari Valentine nanti, mereka sudah punya pasangan untuk teman ngedate di pesta-pesta romantis milik orang-orang yang penuh cinta. Itu istilah mereka. Sementara Meti? Gadis itu melirik sosoknya di kaca etalase toko buku megah itu. Separah apa wajahnya hingga tak ada seorang pun pria berminat padanya? Untuk sehari saja sekalipun. Dada Meti menyesak.

Kotak empat persegi yang dipenuhi kartu-kartu bergambar hati dan merpati berwarna pink di depan pintu utama berjubel pengunjung. Semua hampir gadis-gadis belasan tahun. Meti berjalan menghindar.

“Nah, lho, ketangkap sekarang!”

Jantung Meti berdebam-debam seketika. Menghentak-hentak dadanya. Wajahnya memucat tanpa setetes darah mengisi pembuluh di muka bulatnya itu. Dua gadis semampai berseragam abu-abu putih berdiri di hadapannya. Terkikik dengan tawa khas mereka. Rosa dan Pupuy.

“Mau cari kartu, ya? Bocoran buat bikin janji, ya? Sama siapa? Ronnie?” selidik Pupuy antusias. Cengirannya melatari semua pertanyaan interogasinya itu.

”Wah, iya, pasti Ronnie, nih! Dengar-dengar dia belum ada gandengannya, tuh! Ayo, dong, Met, nanti keduluan orang tahu rasa, lo!” Rosa mengompori.

”Apaan, sih!” tidak tahu kenapa, tapi akhir-akhir ini tensi Meti memang cepat sekali melonjak. Meggelegak berbusa-busa. Persis air mendidih bersuhu seratus derajat celsius yang bisa mematikan kuman-kuman. Terlebih jika itu menyangkut Ronnie.

”Marah, nih, ye! Ingat, lho, valentine gak ada istilah ngomel, musti sayang-sayangan. Termasuk sama temen. Tul, kan, Puy?” Rosa tersenyum dikulum. Sebelah matanya berkedip nakal.

”Valentine apaan, aku nggak ngenal, tuh, budaya barat jelek kayak gitu. Nggak ada manfaatnya lagi,” cetus Meti ketus.

”Siapa bilang jelek? Asyik lagi! Kita bisa bebas mengungkapkan rasa sayang kita pada semua orang tanpa rasa malu atau bersalah. Hari itu, kan hari kasih sayang. Kasih coklat, kasih bunga, pokoknya ungkapan cinta dan nggak ada orang yang berhak melarang,” Rosa bereaksi cepat. Pupuy terkikik di belakangnya. Dua macan di gank mereka sudah siap bertarung. Salah satu harus dilarikan sebelum seisi hutan kocar-kacir dibuatnya.

”Budaya seperti itu, kan, tidak Islami,” sergah Meti.

”Memangnya dalam Islam nggak ada cinta dan kasih sayang, ya?!”

”Nggak. Yang dikatakan dengan coklat bergelatin lemak babi, mawar merah, dan pesta–pesta gala murahan tidak ada!”

”Stop! Sudah, sudah, jangan berkelahi di sini. Kasih sayangnya hilang lagi nanti. Yuk, Ros, kita duluan. Darah tinggi Meti lagi kumat, tuh! Mengalah sajalah, setidaknya untuk hari ini sampai Valentine nanti,”Pupuy menggamit pinggang Rosa. Menariknya meninggalkan Meti yang masih menyimpan kedongkolan di hatinya.

”Sorry, Met!” Pupuy masih menyempatkan menghadiahkan ciuman sekilas di pipi Meti, menimpa sebagian batas kerudung di wajahnya. ”Kita duluan, nih, nggak apa-apa, kan?”

Pupuy yang bijak. Batin Meti. Wasit yang baik dalam komunitas lima makhluk terunik di bumi ini. Tanpanya, tidak akan mungkin mereka utuh sampai hari ini. Pertengkaran demi pertengkaran kerap membayangi persahabatan mereka, terutama karena darah panas Meti yang gampang terpancing. Pupuy yang selalu menengahi. Membawa kesejukan. Membawa perekat untuk mereka berlima.

Dan Rosa, dia yang paling tomboi. Hampir tak ada nilai keperempuanan pada diri anak itu. Tapi anehnya, masih juga ada makhluk bernama cowok yang tertarik pada rambut cepak dan raut keras wajahnya. Meti mendesah. Dia feminin, setidaknya itu yang dia rasa. Berjilbab lagi! Banyak cowok suka perempuan berjilbab. Lebih anggun, lebih beraura, lebih kelihatan suci. Ho … ho … meski itu seharusnya milik mbak-mbak yang jilbabnya menyapu dada dan punggungnya. Meti, sih, ditiup angin saja, ujung jilbabnya berlarian. Membuka sekilas kuduknya yang bersih tak tersentuh matahari. Tapi apapun, Meti tetap berkerudung. Dengan baju full pressed body dan celana cordoray sekalipun. Atau jangan-jangan selembar kain di kepalanya itu yang membentenginya dari tangan laki-laki. Tidak ada yang mau dengannya? Tidak laku? Hiii ….

Membayangkan semua itu Meti bergidik sendiri. Benarkah? Bisa saja Ronnie tidak suka dengan perempuan berkerudung. Lebih suka gadis-gadis yang berambut indah terurai seperti bintang iklan sampo di televisi. Lho, kok, Ronnie? Meti menangkap kembali hatinya yang mulai melangkah pergi lagi. Ya, kenapa Ronnie?

Entahlah, namun bulan-bulan terakhir jantung Meti selalu berdegup sepuluh kali lebih kencang jika mengingat makhluk yang satu itu. Apa lagi mendengar namanya di sebut. Apa lagi bersirobok dengannya. Seperti udang yang dicelupkan ke air mendidih, pasti. Merah padam. Tanda-tanda apa? Benarkah dia naksir Ronnie, seperti kata sebuah majalah remaja yang kerap dia baca? Suka curi pandang, suka ngomongin, gampang panas dingin, corat-coret namanya di mana-mana, ngelamunin, salah omong, juga jadi manusia paling majnun di dunia. Duhai ….

”Cinta itu fitrah manusia, namun kita harus bisa menempatkannya pada suatu keadaan yang dilegalkan Allah. Islam telah mengatur semua itu. Memberinya kemudahan dengan pernikahan …” Tidak sama persis kalimatnya, namun Meti ingat, pernah membacanya di sebuah situs Islam lokal. Menikah? Tidak boleh pacaran sebelumnya? Nggak ku … ku …!

Gedubrak!

Meti mengelus jidatnya. Senyum sipunya mengembang. Lebih mirip meringis sebenarnya. Etalase buku ditabraknya dengan sukses.

”Nggak apa-apa, Mbak?” seorang gadis pramuniaga menghampirinya.

”Oh, ehm, nggak!” Meti tergagap. Tangannya masih memegangi jidatnya. Lumayan sekali.

”Nggak sakit?”

Meti menggeleng, ”Maaf, ya, saya benar-benar nggak sengaja.”

Dengan malu-malu, diiringi tatapan beberapa pengunjung, Meti berlalu. Menghampiri eskalator dan menaikinya hingga lantai dua.

***

”Satu kelompok dengan Ronnie?” batin Meti sambil memandangi selembar kertas berisi daftar nama kelompok-kelompok praktikum biologi minggu depan.

”Nah, tertangkap!” Rosa menepuk dua bahu Meti sekeras-kerasnya. Matanya segera bergabung pada lembaran kertas di tangan Meti.

”Satu kelompok dengan Ronnie, ck, ck, boleh juga!” decaknya ketika menemukan nama Ronnie terpampang sebagai ketua kelompok Meti. ”Hoi, girls, Meti gabung dengan Ronnie!” teriaknya sadis kepada teman-teman lain.

Ronnie yang tengah menulis di bangkunya mendongak. Meti memerah. Sedetik kemudian memutih kapas. Lesu. Jantungnya kumat lagi. Terlebih melihat Ronnie ada disitu.

”Jadi valentinan?” tanya Lula yang memang sedikit gagap daya tangkapnya.

”Iya,” angguk Rosa tanpa memedulikan keadaan Meti yang nyaris pingsan.

Meti tiba-tiba menemukan satu mata pedang menusuk hatinya. Kilat mata milik Ranti yang duduk di deretan paling depan. Satu-satunya gadis berjilbab lebar di kelasnya. Yang paling getol mengajaknya ngaji setiap Jumat siang di musala sekolah. Dia ibarat malaikat yang selalu mengawasi gerak-gerik Meti. Menegurnya tanpa segan-segan. Dan Meti tidak suka itu. Sok tahu.

Dengan sedikit menata hatinya, Meti pergi menjauh. Ini jalan yang terbaik sebelum pertengkaran terjadi. Di depan malaikat Ranti dan di depan si Romeo Ronnie, Meti tak mau merusak imejnya. Jaim sedikit untuk kemaslahatan yang lebih banyak.

Di sudut sekolah, Meti meluruskan punggungnya. Memeluk kedua lututnya. Ronnie bahkan tak bereaksi tadi. Sebegitu parahkah aku? Keluhnya. Tanggal empat belas sudah di depan mata. Anak-anak gaul kelasnya sudah ribut. Dan apakah Meti akan merana sendirian di kamarnya, pada hari penuh makna itu? Meti menatap bayangannya yang jatuh di antara kerikil-kerikil putih yang tertata rapi di hadapannya. Selembar daun flamboyan kering terbang bebas di udara dicerabut angin dari tangkainya. Merana. Meti mendesah.

***

”Legenda lain bercerita tentang seorang pendeta Katholik dari abad III bernama Valentinus yang dijebloskan ke penjara dan dihukum mati oleh Kaisar Claudius karena ingin menyebarkan agamanya. Selama di penjara, Valentinus tetap memegang teguh imannya dan diceritakan bersahabat dengan putri sipir penjara. Ketika akhirnya Kaisar menghukum mati Valentinus pada 14 Februari 269, ia menulis surat bertuliskan from your valentine kepada anak sipir penjara sebagai tanda mata terakhir.

Seiring dengan berjalannya waktu, cerita tentang Valentine ini berkembang dalam berbagai versi. Namun orang biasanya lebih memfokuskan pada kisah romantis di belakangnya. Ada yang mengatakan bahwa Valentine sesungguhnya jatuh cinta pada anak sipir penjara itu, dan surat yang diberikannya sebagai tanda mata terakhir merupakan awal dari tradisi menulis surat cinta di antara pasangan kekasih …”

Meti menggarisbawahi kata-kata seorang pendeta Katholik pada artikel sebuah majalah remaja di tangannya. Bibirnya mengerucut. Shiba, boneka beruang birunya, dihempaskan begitu saja ke lantai.

Meti tahu cerita itu dari dahulu. Hafal di luar kepala bahkan. Versi Romawi, Prancis, Inggris, Wales, Itali, Jerman, Amerika Utara, bahkan sampai cerita gadis penenun di Cina. Dia juga tahu, itu bukan tradisi Islam. Tapi jika cinta menghampiri, siapa yang kuasa mengelaknya? Semua temannya mengharap valentine tiba. Mengungkapkan rasa cintanya pada pujaan mereka. Bahkan lebih luas lagi.

”Nggak harus kekasih, pada bonyok, adik, kakak, saudara, bahkan si bibi atau mamang sopir bisa saja diungkapkan. Pokoknya hari itu harus full senyum, deh!” kata Pupuy dengan bijaknya.

Meti tersenyum. Dia sudah membacanya di majalah remaja khusus cewek edisi valentine yang terbit minggu ini. Semua yang berbau perayaan pink itu dikupas habis. Tips mau kencan, kado-kado istimewa, baju-baju yang cocok, wah, komplet.

”Met, ada telepon, tuh!” panggil Mamah dari ruang tengah. Telepon? Sepertinya tadi dia tidak mendengar deringnya. Meti kian pusing. Mengapa jadi begini? Dia melihat sekilas kalender di atas rak bukunya. Tanggal sebelas Februari.

”Makasih, Mah!” seru Meti sambil mengangkat gagang telepon.

”Ranti,” jelas Mamah tanpa ditanya.

Meti berubah. Mengganti nada bicara yang sudah di ujung lidahnya. Tadi, dia sangat berharap, semoga saja yang meneleponnya … Ronnie!

”Meti, bisa bantu kami nggak, buat ngurusin diskusi khusus bulan ini? Kebetulan kami lagi kekurangan orang di kepanitiaan, nih!” kata Ranti setelah berucap salam.

”Kapan?”

”Tanggal empat belas, dari asar sampai ba’da magrib.”

Tanggal empat belas? Pesta Valentinan gengnya.

”Bisa, ya? Soalnya kami benar-benar butuh orang. Diskusi kali ini rada spesial, pembicaranya saja Ustad Zakaria yang ngetop itu,” pinta Ranti penuh harap.

Meti menggaruk kepalanya. ”Aku nggak yakin, sih, tapi nanti aku usahain!”

Malas, Meti menutup teleponnya. Ke musala atau gabung dengan teman-temannya, ya? Kalau gabung dengan Pupuy cs bisa-bisa dia dicengin habis, jika hadir tanpa pasangan. Biarpun mereka membolehkan datang dengan saudara, tapi malu, dong, sementara mereka semua dengan pangeran masing-masing. Jangan-jangan dikira nggak laku!

***

Ini hari termemuakkan bagi Meti, sebenarnya. Hari-hari yang panjang telah dia lewati dengan penuh kecemasan dan kebimbangan. Ronnie tidak pernah bercakap dengannya kecuali saat praktikum biologi di lab. Sedikitpun tak ada harapan baginya. Segalanya terasa gelap.

Ah! Meti nyaris tak percaya melihat daftar surat yang ada di inbox-nya. Ya, internet obat stres paling mujarab untuk Meti. Dia bisa bermain ke mana saja dia suka.

Ronnie Alam Bhuana. Meti mengucek matanya. Nggak salah? Segera dibukanya surat berisi bom waktu yang siap meledakkan dadanya itu.

Singkat. Pendek saja isinya.

Tell me whom you love and

I will tell you who you are

Will you be my valentine?

Ronnie

Napas Meti memburu. Tidak salahkan penglihatannya? Pangerannya telah datang di saat-saat kritis hampir menjelang. Sesaat jemarinya bergetar. Lupa untuk me-replay surat bersejarah ini. Angannya bermain-main di atas langit-langit kamar. Baju apa yang akan dia kenakan? Memakai lipstikkah? Parfum apa yang cocok? Semuanya berputar dalam kerut merut otaknya. Dan mestikah dia mengenakan jilbabnya? Angan Meti terbanting membentur dinding. Ya, bagaimana dengan jilbabnya?

***

Meti berputar sekali lagi di depan cermin. Kulot merah tua, gamis selutut warna pink yang manis dihias renda-renda di ujung lengan dan ujung bawah, juga jilbab mungil warna senada yang dipasang gaya. Bibirnya disapu usapan tipis lipstik merah muda. Meti tampak berbeda. Dia tersenyum. Baru dia sadari kini, sebenarnya dia memiliki sisi kecantikan yang selama ini tersembunyi.

”Duh, yang mau valentinan …!” ledek Mamah ketika Meti keluar dari pintu kamar. Gadis itu tersipu, ”Jangan sampai malam, ya, Met.”

”Oke, deh!” sahut Meti mantap.

Dia menatap jam yang terpasang di dinding. Hampir setengah empat. Ronnie berjanji menjemputnya tepat setengah empat.

”Tuh, kan, Met, meski pakai jilbab kamu tetap bisa tampil gaya dan mengikuti tren,” cetus Mamah yang menjajari Meti. Dulu Mamahlah yang mendorong Meti untuk berjilbab. Katanya, nenek ingin cucu perempuan satu-satunya berkerudung setelah akil baligh. Maklum, kakek dan nenek kan, Haji! Mamah sendiri kalau pergi biasanya berkerudung. Kerudung gaya.

Hampir jam empat. Meti mulai gelisah. Masa, sih, kencan pertama telat. Nggak punya sopan santun.

Telepon berdering. Meti nyaris melompat menyambar gagang telepon warna hitam itu.

”Apa?!” dia nyaris tak percaya.

Wajahnya berubah.

“Baik, nggak apa-apa, kok. Bye!” Meti menutup telepon.

Mamah yang memperhatikan semua itu menatapnya heran.

Meti melangkah gontai ke kamarnya.

”Ada apa, Met?” kejar Mamah.

”Pestanya batal,” sahut Meti ketus.

”Lho?!”

”Ronnie lupa kalau hari ini dia punya acara dengan keluarganya.”

”Kok gitu?”

”Udah, ah, Mah. Meti mau tidur aja,” Meti merajuk. Hatinya hancur berkeping-keping. Yah, ternyata dia memang tidak berharga. Nggak ada orang yang cinta sama dia. Karena dia buruk rupa, karena dia berat badannya empat kilo lebih banyak dari bobot idealnya. Meti memperkuat bendungan air di matanya. Dia tidak mau menangis di depan Mamah.

Meti meremas-remas Shiba hingga bulu-bulunya berantakan. Tak peduli baru di-laundry dua hari lalu. Air matanya berlelehan membasahi pipinya yang tersapu bedak. Bayang daun-daun palem di luar jendela melindunginya dari sinar hangat matahari sore.

Menit demi menit berlalu. Tiba-tiba dia teringat sesuatu. Diliriknya weker di atas meja sekilas. Tergesa, disambarnya tas di sampingnya. Setengah berlari dia melintasi ruang tengah.

”Mau ke mana, Met?” tanya Mamah yang tengah membaca di sofa.

Meti tidak melihatnya, ”Valentinan!” sahutnya.

”Katanya tadi?” Mamah mengernyitkan keningnya.

”Di musala sekolah ada diskusi tentang valentine, Mah,” jelas Meti,”Daripada di rumah, bete.”

Mungkin diskusi telah dimulai, tapi terlambat sedikit tidak apa-apa daripada tidak sama sekali. Meti membuka pintu taksi dengan hati lapang. Ke mana dia selama ini, ya Allah? Meti tahu, belum sepantasnya dia mencintai manusia sebelum dia mampu mencintai Allah dengan seluruh jiwanya. Dia bersyukur Ronnie tak datang. Setidaknya dia masih diingatkan setelah selama ini terbuai dengan kehidupan yang ditawarkan sahabat-sahabatnya.

Lampu merah menghadang laju taksi yang ditumpangi Meti. Jalanan sore tak pernah sepi dari macet. Tiba-tiba Meti tersenyum. Hidup itu seperti jalan raya, harus taat peraturan jika ingin selamat. Coba saja jika lampu merah diterobos, bisa hancur tubuhnya diserbu ratusan mobil yang tengah melintas juga.

Dia ingat Pupuy, Rosa, Lula, yang harus dia tinggalkan. Ya, harus. Namun, suatu saat Meti berjanji akan kembali. Karena, dia mencintai mereka dan dia ingin berbagi dengan mereka tentang makna sebuah cinta yang lebih berharga dari sebatang coklat. Cinta pada Allah. Pada-Nya kita takkan kecewa.

***

Diambil dari buku kumpulan cerita berjudul ”Kidung Kupu-Kupu Putih”.

karya El-Syifa.etakan I, Shafar 1422 / Mei 2001.

Diterbitkan oleh Penerbit Mizan, Bandung.

Sumber: http://ceritacinta.net/2007/02/14/be-my-valentine/

Saat hari valentine anda bisa menyuguhkan makanan dari Resep Baru Bubur Manado.

Pencarian Info Terbaru 2011:

cerita valentine, cerita mengharukan terbaru, cerita mengharukan, cerita-cerita valentine, cerita valentine mengharukan

Resep Baru Bubur Manado

Posted in Resep Masakan on Jan 15, 2011 with Comments Off

Bagi anda ibu – ibu yang suka masak, postingan berikut tentang “Bubur Manado” pasti sangat bermanfaat dan patut untuk di coba. Resep ini pasti membuat suami, anak – anak anda bergoyang lidah ketika menikmati Bubur Manado

Bubur Manado
Sumber : www.sahabatnestle.co.id

Kategori Masakan : Masakan Indonesia

Perkiraan Waktu Pembuatan : 1 Jam

Disajikan Untuk : 4 Orang

Bahan-Bahan :
1 liter air
2 buah Maggi Blok Rasa Ayam, remas
2 sdm NESTLE Dancow Fullcream
100 gram beras putih, cuci, tiriskan
1 buah jagung manis, sisir bijinya
50 gram daun bayam
50 gram daun kangkung
200 gram labu kuning, potong-potong
100 gram ubi kuning, potong-potong
3 lembar daun gedi, potong-potong v40 lembar daun kemangi

Bahan Pelengkap:
Ikan asin jambal roti, digoreng kering
Sambal Terasi

Cara Mengolah :

1. Didihkan air, Maggi, Dancow lalu masukkan beras.
2. Masak hingga beras lunak.
3. Masukkan jagung, labu dan ubi, masak hingga lunak.
4. Tambahkan daun bayam, kangkung, gedi dan daun kemangi. Didihkan hingga kental.
5. Angkat, sajikan panas dengan Pelengkapnya.

Tips:
1. Jika anak-anak kurang bisa mengunyah sayuran, sayuran daun seperti bayam, kangkung bisa diiris halus atau dicincnag halus.
2. Sesuaikan jenis sayuran dengan selera kelaurga Anda.

Informasi Nutrisi:
Kalori: 178 Kalori
Protein: 5.45 gram
Lemak: 1.32 gram
Serat: 4.9 gram
Karbohidrat: 38.5 gram

Setelah anda mencoba resep Bubur Manado, jangan lupa tuliskan pengalaman anda di kolom komentar.

Pencarian Info Terbaru 2011:

resep bubur manado, info resep bubur manado, bubur manado, bubur baro baro resep gambar, resep jenang baro-baro

Bubur Abon Ayam

Posted in Resep Masakan on Aug 30, 2010 with Comments Off


Bagi anda ibu – ibu yang suka masak, postingan berikut tentang “Bubur Abon Ayam” pasti sangat bermanfaat dan patut untuk di coba. Resep ini pasti membuat suami, anak – anak anda bergoyang lidah ketika menikmati Bubur Abon Ayam

Bubur Abon AyamBahan bubur:

150 gr beras

800 ml air

3 cm jahe, memarkan

2 btg serai, memarkan

Bahan abon:

500 gr dada ayam, rebus hingga matang, suwir-suwir, sisihkan

300 ml santan

2 sdm gula merah

1/2 ruas jari kunyit, bakar, haluskan

10 btr bawang merah, haluskan

2 siung bawang putih, haluskan

1/2 sdt paprika bubuk

1/2 sdt merica bubuk

5 btr kemiri, haluskan

1 sdt garam

Pelengkap:

10 lbr kulit pangsit, iris kotak kecil, goreng

1 sdm bawang goreng

2 sdm seledri cincang

Cara membuat:

1. Bubur: Masak beras bersama air, jahe, dan serai, hingga menjadi bubur.

2. Abon: Didihkan santan, bumbu halus dan gula merah. Masukkan ayam, masak sambil terus diaduk sampai kering di atas api kecil. Angkat dan tiriskan.

3. Tata bubur dalam mangkuk, taburkan abon ayam, dan bahan pelengkap. Sajikan selagi panas.

Untuk 4 porsi

Nilai gizi per porsi:

Energi: 249 Kkal

Protein: 22,1 gr

Lemak: 4,1 gr

Karbohidrat: 28,7 gr

Resep: Hindah Muaris, pemerhati kulinologi


Setelah anda mencoba resep Bubur Abon Ayam, jangan lupa tuliskan pengalaman anda di kolom komentar.

Pencarian Info Terbaru 2011:

tentang bubur, kumpulan puisi ayam, artikel abon ayam, artikel bubur ayam, saran dalam pembuatan abon

Sehat Sesuai Zodiak

Posted in Wanita Karir on Aug 25, 2010 with Comments Off

Bagi anda wanita karir, tentu saja informasi “Sehat Sesuai Zodiak” akan sangat penting. Info Sehat Sesuai Zodiak ini akan membantu anda untuk lebih maju lagi dalam berkarir. Saya doakan semoga karir anda semakin maju.

Sehat Sesuai ZodiakTak terasa, kita sudah memasuki bulan kedua tahun 2010. Selama sebulan kemarin, apakah rencana diet Anda sudah menunjukkan tanda-tanda kesuksesan? Jika belum, coba intip rencana diet sesuai temperamen per zodiak ini, siapa tahu bisa membantu Anda mendapatkan berat badan yang diidamkan.

Aries
Aries membutuhkan tantangan. Resolusi yang menyenangkan akan memiliki tingkat kesuksesan cukup besar untuk Anda. Saat akan berjalan kaki, cobalah bawa pedometer untuk mengukur tingkat kecepatan, jarak, atau waktu dalam olahraga rutin per harinya. Lakukan semacam tantangan untuk diri sendiri, contoh, ketika Anda melanggar resolusi, berikan semacam hukuman untuk diri Anda sendiri. Disiplin dalam memilih makanan bisa sedikit menyulitkan Anda. Coba lakukan resolusi untuk memakan lebih banyak buah berry dan kacang sebagai selingan, ketimbang memilih keripik kentang atau es krim.

Taurus
Untuk Taurus, resolusi yang ia buat cenderung tentang kebiasaan dan menjaga segalanya tetap sederhana. Bisa hanya dengan mengubah kebiasaan mengubah roti tawar biasa dengan yang whole grain atau dengan mengganti menu ke bubur oat. Atau dengan mulai membiasakan diri untuk berjalan kaki setiap pagi untuk menenangkan pikiran sekaligus menguatkan otot-otot pada tubuh.

Gemini
Gemini butuh dukungan dari teman untuk bisa membantunya tetap melakukan perubahan pada gaya hidupnya. Jika sulit untuk meminta sahabat Anda berolahraga bersama setiap hari, Anda bisa memasang semacam blog untuk mencatat dan berbagi hasil diet yang Anda jalankan. Dari sana, Anda bisa mencari dan mengajak “rekan-rekan seperjuangan” untuk saling berbagi cerita, juga dukungan semangat. Berjalan kaki di sekitar tempat tinggal setidaknya setengah jam per hari bisa menjadi pilihan. Gemini termasuk tipe yang ingin tahu, coba penuhi rasa penasaran itu dengan sering mengecek daftar isi bahan makanan yang Anda akan makan. Hindari makanan yang mengandung sirup jagung berfruktosa tinggi (high fructose corn syrup).

Cancer
Zodiak yang satu ini penyuka makanan, tapi kurang suka berolahraga. Hal ini akan menyulitkan Anda untuk memenuhi resolusi kesehatan. Keinginan Cancer untuk bisa menyayangi orang lain bisa dipadankan dengan latihan untuk menggerakkan badan. Misal, dengan berkunjung ke saudara atau tetangga yang sakit sambil berjalan kaki menuju ke sana. Cara lain; mengajak anjing peliharaan atau keponakan berjalan kaki di sore hari mengelilingi lingkungan tempat tinggal. Kurangi berat badan dan tampil lebih menarik dengan membuat resolusi memasukkan menu salad per hari yang memiliki setidaknya 5 sayuran dengan warna berbeda dengan dressing sehat, seperti minyak zaitun.

Leo
Leo suka bersenang-senang. Karena itu, kunci keberhasilan resolusi kesehatan Anda adalah untuk melakukannya sambil bersenang-senang. Jika Anda suka es krim, cobalah untuk menggantinya dengan yoghurt beku atau buah segar yang dibekukan diberikan sedikit whipped cream. Langkah-langkah kecil bisa membuat perbedaan besar.

Virgo
Untuk Virgo, meningkatkan keberhasilan diet bisa dengan mengupayakan menu sayuran, buah segar, dan nasi merah atau gandum ke dalam asupan sehari-hari. Coba lakukan ini selama sebulan, dan lihat perbedaannya pada tubuh Anda. Virgo akan merasa lebih mudah untuk melakukan perubahan pada kebiasaannya jika ia merasa membantu orang lain dalam prosesnya. Teman yang bisa mendukung juga bisa menjadi penyemangat untuk berlatih.

Libra
Libra adalah tipe sosial. Mereka akan sukses jika bergabung dalam sebuah grup. Berolahraga bersama teman-teman seperjuangan akan membuat Anda lebih nyaman. Cobalah ikuti kelas-kelas kebugaran yang sekaligus mengajarkan perubahan menu makan.

Scorpio
Scorpio termasuk orang yang gigih. Zodiak yang satu ini tak perlu banyak dukungan dari banyak orang. Ia bisa melakukan penelitian untuk menemukan tipe latihan yang tepat untuk diri Anda. Berjalan kaki bisa jadi latihan yang menyenangkan. Mengurangi sirup jagung tinggi fruktosa (high fructose corn syrup) dan pewarna buatan, serta memperbanyak sayuran, telur, daging organik akan membuat tubuh Anda berterima kasih.

Sagitarius
Sagitarius umumnya suka membuat rencana besar, tapi cepat menyerah. Rahasia untuk sukses mendapatkan kesehatan dan kebugaran adalah untuk memulainya dari langkah-langkah kecil. Anda akan lebih bahagia melakukan sesuatu yang mengembangkan cakrawala Anda dan mengeksplorasi dunia Anda. Bersepeda, berjalan kaki cepat, atau berlatih dansa akan membuat tubuh Anda tetap bugar. Coba tambahkan sayuran atau buah setiap minggunya untuk menjaga gaya hidup sehat.

Capricorn
Capricorn akan mampu menjalankan resolusinya yang dipercaya bisa mendukung sukses jangka panjang di bidang lain. Campurkan latihan dengan hal-hal keseharian. Misal, berjalan kaki menuju tempat kerja, jalan sore bersama pasangan, atau melakukan olahraga yang bisa membangun jejaring sosial. Tilik kebiasaan buruk yang bisa membahayakan kesehatan, lalu upayakan untuk menghapusnya. Jika Anda terjatuh, kuatkan diri untuk kembali ke jalur Anda.

Aquarius
Harapan terbesar bagi Aquarius untuk sukses menjalankan resolusi adalah dengan memiliki teman seperjuangan. Ajak teman yang menurut Anda bisa dijadikan teman berolahraga. Cari teman yang memang menyenangkan untuk diajak bicara dan membangun sistem dukungan.

Pisces
Untuk Pisces, resolusi kesehatan bisa dimulai dengan sangat baik, lalu menghilang begitu saja. Harapan untuk kesuksesan Anda adalah untuk menggabungkan diet dan olahraga kebugaran dalam disiplin sehari-hari. Misal, dengan memilih menjadi vegetarian, atau memilih makan makanan yang organik. Yoga dan tai chi adalah cara menyenangkan untuk menguatkan tubuh dan menyeimbangkan jiwa. Jangan membuat tubuh Anda kelelahan dan memaksanya bekerja jika sebenarnya tubuh Anda memilih untuk beristirahat.

Komentar anda pada Sehat Sesuai Zodiak sangat ditunggu.

Pencarian Info Terbaru 2011:

Diet khusus untuk zodiak libra, info zodiak libra, sehat berdasar zodiak, sodiak info, menu diet sesuai
  • You Avatar