waktu yang tepat untuk meminta maaf


Informasi tentang waktu yang tepat untuk meminta maaf di website info terbaru news dan tips trik. Silahkan klik link di bawah untuk hasil pencarian waktu yang tepat untuk meminta maaf.

Cara yang Tepat dalam Meminta Maaf

Posted in Tips Trik on Feb 09, 2011 with Comments Off

Semua orang tidak pernah luput dari kesalahan. Orang yang berjiwa besar, selalu mengakui kesalahan dan mau meminta maaf. Nah berikut adalah cara yang tepat untuk meminta maaf. Jangan lupa baca Menenangkan Wanita Yang Sedang Menangis.

1. Jujur saat menghadapi masalah
Artinya biasakan bersikap terbuka pada orang lain. Jangan takut mengungkapkan permasalahan yang Anda hadapi. Jika ia tahu masalah yang Anda hadapi dan ternyata Anda berbuat kesalahan, mungkin orang lain akan bisa memahami dan Anda harus bisa menjelaskan perbuatan/kesalahan Anda tersebut pada orang itu.
2. Berani mengakui kesalahan
Jangan takut atau malu mengakui kesalahan yang Anda perbuat. Berani mengakui kekuarangan dan kesalahan adalah ciri orang berjiwa besar.

3. Menampakkan penyesalan
Jika Anda mengalami ini katakan betapa Anda sangat menyesal telah menyakiti hatinya. Namun, penyesalan yang Anda lakukan hendaknya bukan sekedar lip service alias ucapan dibibir. Penyesalan yang mendalam dan tulus akan terbaca dari sikap yang Anda tampilkan.

4. Mau berubah
Jiwa besar untuk mengakui dan menampakkan penyesalan wajib diikuti perbaikan sikap dan perilaku. Jika setelah meminta maaf Anda tetap mengerjakan pekerjaan yang merugikan atau menyakitkan hatinya, tentu permohonan maaf Anda tak akan berarti apa-apa.

5. Menyenangkan hatinya
Usai meminta maaf, lengkapi komunikasi dengan mengerjakan hal-hal yang dapat menyenangkan hatinya. Dan kalau perlu berikan perhatian yang lebih dari biasanya.

6. Tidak mengulangi kesalahan yang sama
Berusahalah untuk konsekuen terhadap janji yang telah Anda ucapkan padanya. Kesungguhan Anda untuk tidak melakukan kesalahan serupa akan membuat Anda lebih berhati-hati dalam melangkah.

7. Siap menerima kritik
Jangan sekali-kali merasa apa yang Anda lakukan selalu benar. Berbesar hati untuk menerima pendapat atau kritik adalah salah satu cara untuk meminimalisir kesalahpahaman.

Deniss R. Tesdell, penulis dan seseorang pelatih pengembangan pribadi anggota International Coach Federation, menyajikan sepuluh cara meminta maaf. Menurut Tesdell, cara – cara ini bisa berhasil tergantng pada jenis masalah, bagaimana cara anda melakukannya, siapa orang yang anda tuju, serta situansinya. Bila anda ingin sungguh – sungguh meminta maaf, tak ada salahnya menyimak teknik Tesdell berikut :

1. Dekati Lewat Telepon . Telepon sering menjadi alat utama untuk meminta maaf yang langsung menuju sasaran. Kadang telepon menjadi pilihan terbaik. Jika anda menyinggung perasaan seorang teman dan dia berada di lain kota, maka permintaan maaf yang tultus melalui telepon biasanya diterima. Pada suatu saat tertentu orang memang tidak berminat atau tidak siap mendengar permohonan maaf. Namun, kalau ada masalah jarak seperti itu, alasan yang anda sampaikan bisa dimengerti.

2. Surat Penjelasan . Menulis surat, baik surat cinta, surat persahabatan, atau surat yang mengekspresikan perasaan menyesal, bisa menjadi penyammpai pesan yang berdampak besar bagi seseorang. Surat sangat efektif terutama jika anda terlalu nervous, kesulitan menghadapi orang secara langsung, atau tinggal berjauhan dengan mereka. Sangat bijaksana jika anda tulis konsepnya dulu. selesaikan konsep, diamkan semalam, lalu baca lagi keesokan harinya. Pastikan surat itu benar – benar mewakili maksud dan tujuan anda. segarnya pikiran dan emosi sering membuat kita bisa menyatakan sesuatu dengan lebih baik. Ingatlah, apa yang sekali anda tulis itu berpeluang tetap ” hidup ‘ dalam jangka waktu lama. Pastikan anda siap dan bisa menangani setiap konsekuensi dari isi surat tersebut.

3. E-mail atau Voicemail . Teknologi banyak membantu dan memberi banyak pilihan bagi aktifitas komunikasi. Jika anda sulit untuk berkomunikasi lewat telepon atau surat, atau karena untuk beberapa alasan anda, pilihannya bisa lewat e-mail atau voicemail. Bisa saja e-mail atau pesan voicemail itu memukul balik anda jika orang yang anda tuju membiarkan saja pesan tersebut. Atau bahkan membiarkan orang lain mengetahui isinya. Tapi jika anda sugguh dan tulus, baik dalam setiap kata maupun tekanan suara, anda tak perlu terlalu takut. Jika anda pakai voicemail, sebaiknya anda membuat konsep pesan dulu. Waktu rekam sebaliknya 30 – 60 detik. Andapun bisa menelepon ulang untuk merampungkan pesan. Perhatikan betul tekanan nada suara anda.

4. Kirim Kartu atau Hadiah . Kirim bunga, kartu, permen, kue, buah – buahan, kalung dan berbagai hadiah lainnya adalah cara lama mengungkapkan apologi. Kartu bisa jadi alat yang sangat mengesankan. Kini banyak macam kartu dengan desain modern digunakan untuk aneka keperluan. Bila pakai kartu, jangan lupa bubuhkan catatn tulisan tangan. Sesuaikan dengan situasinya jika ingin menambahnya dengan hadiah. Kalau menyangkut orang terkasih, berikan “sentuhan” lain. Berikan apa yang benar – benar dia sukai. Beri dia sesuatu yang special. Sementara untuk rekan bisnis atas shabat, hadiah semata hanya pilihan. Mengajak mereka makan siang atau makan malam seperti lebih mengena.

5. Bertemu Muka Langsung . Bagi sebagian orang cara seperti bisa dianggap”mengerikan”, layaknya melihat hantu. Merka merasa sulit jika harus melihat berbagai macam ekspresi orang yang kecewa. Namun, jangan berhenti hanya karena ketakutan. Hadapi mereka layaknya satu jenis”musik”yang tidak anda suka. Hilangkan ketakutan dengan bersikap rendah hati. Kerjakan saja apa yang menurt hati dan pikiran anda perlu dikerjakan. Orang akhirnya akan menghargai keberanian anda, bahkan diri anda sendiri akan sangat menghargai sikap itu. Tersenyum ramah, tertawa, menjabat tangan, memeluk, atau bermacam ekspresi keakraban dan kasih sayang lainnya akan sangat membantu.

6. Lewat Perantara . Sebenarnya ini tidak direkomendasikan. Apalagi bila masalahnya terlalu bersifat pribadi. Namun jika situasi tak memungkinkan, menyatakan permintaan maaf, bisa menggunakan alternatif ini. Apalagi bila permintaan maaf itu harus segera anda lakukan. Meski begitu, jangan berharap terlalu banyak terhadap cara ini dibanding cara lainnya.

7. Ganti Rugi . Katakan anda secara tidak sengaja memecahkan pot bungan antik tetangga, lalu apa yang akan anda lakukan ? Pertama, mengakui dan bertanggungjawab atas kerusakan. Kedua, menawarkan ganti rugi barang atau apa saja yang nilainya sama atas kerusakan tadi. Tapi, memperbaiki”kerusakan hati” atau mengganti”perasaan kecewa” jelas lebih sulit. Untuk mengatasinya, anda bisa minta maaf sekaligus bertanya apa yang bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaanya. Kadang jika dibarengi dengan tindakan konkrit, permintaan maaf bisa lebih diterima.

8. Maaf Terbuka. Untuk ini kita kadang butuh sarana publik untuk menyatakannya. Disini permintaan maaf tidak semata kepada orang bersangkutan, tapi perlu juga diketahui keluarga, para sahabat dan kolega bisnis. Hal ini bisa dilakukan lewat surat kabar, billboard, pidato di acara dinner gathering atau party dll. Cari ini sering dianggap lebih dramatik, karena memberi anda pengalaman dalam hal public exposure atau public speaking. Jadi, persiapkan diri anda sebaik mungkin, karena ini bukan cara sederhana.

9. Tindakan Nyata . Satu teknik melakukan kebaikan secara sungguh – sungguh bagi orang yang perlu dimintai maaf. Hubungi kolega bisnis anda supaya mereka mengirimkan karangan bunga, souvenir, mobil baru, lukisan, perabot antik atau apa saja yang dianggap sesuai dan berkenan. Kirimkan barang – barang itu ke tempat kerjanya atau ke alamat rumah. Jangan lupa, berilah alasan mengapa anda melakukannya. Supaya tidak menimbulkan kesalahpahaman baru, tegaskan permohonan maaf anda bersamanya. Biasanya, tidakan nyata lebih terasa hasilnya dibanding kata – kata.

10. Waktu Jeda . Kadang anda merasa sudah melakukan banya cara untuk minta maaf, namun tetap saja terasa tidak cukup membawa hasil. Bisa saja orang bersangkutan terlalu kecewa atau memang tak berniat lagi menyambung relasi dengan anda. Jika ini terjadi, tinggalkan masalah itu. Orang memang butuh waktu untuk bisa memberi maaf atau bahkan sama sekali tidak mau memaafkan. Apapun alasanya ! Gunakan penilaian batin terdalam anda. Tinggalkan masalah dan kembalilah ke kehidupan normal. Katakan dalam batin, anda sudah mengambil tanggung jawab dan sudah melakukan yang terbaik

sumber:http://manajemenemosi.blogspot.com/2010/02/bagaimana-cara-meminta-maaf-yang-baik.html

Pencarian Info Terbaru 2011:

cara terbaik minta maaf, cara tepat meminta maaf, waktu yang tepat untuk meminta maaf, cara mengakui kesalahan, Cara terbaik meminta maaf

Cerita Hantu Wewe Gombel

Posted in Cerita Misteri on Dec 04, 2010 with Comments Off

Seram… itulah hal yang saya rasakan ketika membaca Wewe Gombel. Bagi anda yang takut cerita hantu, misteri, mistik, dan gaib, sebaiknya jangan lanjutkan membaca cerita seram Wewe Gombel.

Cerita ini sebenarnya sudah aku posting diblogku, tapi aku ingin share disini, agar pembaca setia cerita misteri bisa ikut menikmatinya. Buat Admin, kalau anda bersedia memposting ceritaku ini, thanks banget yah..

Wewe Gombel Adalah sebutan untuk hantu yang wujudnya seperti nenek tua berambut panjang & memiliki payudara yang besar & panjang (seperti yg pernah aku liat di film2 horor Indonesia). Entah benar atau tidak tentang keberadaannya, namun kejadian yg aku ceritakan dibawah ini benar2 dialami oleh keponakanku beberapa bulan yg lalu.

Saat itu, hari menjelang maghrib, keponakanku (laki2, 8 thn) pulang dari TPA tempat ia belajar mengaji sambil membawa sekeranjang kue. Rupanya hari itu ada salah seorang teman TPAnya yg sedang berulang tahun, lalu bagi2 kue untuk teman2nya. Sesampainya dirumah, dia membagi kue tersebut dengan adiknya. Tapi sang adik meminta bagian yg lebih banyak dari yg sudah diberikan oleh kakaknya. Mereka memang masih sama2 kecil, jd tidak ada seorangpun yg mau mengalah. Tak ayal, akhirnya terjadilah pertengkaran untuk memperebutkan makanan. Mendengar tangisan anak perempuannya, adikku yg semula menjahit baju pesanan tetangga jadi marah-marah & menjewer telinga anak laki2nya itu, karena sdh mengakibatkan adiknya menangis.

Merasa ibunya lebih membela adiknya, Irwan (demikian nama keponakanku itu) menjadi ngambek, berlari keluar rumah entah pergi kemana. Setelah anak perempuannya diam tidak menangis lagi, adikku kembali meneruskan jahitan yg sempat terhenti. Malam akhirnya datang, saat akan sholat maghrib ia sempat bertanya2, kemana Irwan tadi yah? Ahh.. pasti bentar lagi akan pulang, pikirnya. Selesai sholat maghrib, ia melanjutkan jahitannya kembali, sampai tak terasa waktu sdh menunjukkan sholat Isya’. Barulah ia tersadar kalau anak laki2nya itu belum jg pulang sejak sebelum maghrib tadi.

Adikku lantas, pergi mencari kerumah tetangga dimana biasanya Irwan bermain disana, tapi ternyata ga ada. Lalu kerumah temannya yg lain, tetap ga ada.. Dia bertanya pada teman2 Irwan, tapi tak ada seorang pun yg tahu dimana Irwan. Malam semakin larut, sampai pukul 8 lebih, Irwan belum juga ditemukan, ia mulai panik & meminta bantuan tetangga untuk ikut mencari. Orang-orang pun meneriakkan nama Irwan, mencari di jalan2 setapak dekat persawahan, dekat pekarangan rumah tetangga, dekat sungai tempat anak2 biasa bermain, tapi belum juga ditemukan. Lalu salah seorang tetangga menyarankan pada adikku untuk bertanya pada sesepuh desa, yang mereka anggap sebagai orang pintar. Sesepuh desa mengatakan, kalau Irwan ada disebuah tempat yang tak jauh dari rumah, hanya beberapa meter saja. Kebetulan disebelah rumah adikku terdapat rumpun bambu yg sangat lebat & luas. Sesepuh desa mengatakan, Irwan ada disana.

Tak menyia2kan kesempatan lagi, beberapa tetangga langsung menuju ketempat yg dimaksud. Mereka mencari2 sambil menyorotkan sinar senter, namun Irwan belum juga ditemukan sampai beberapa senter mereka macet, ga mau hidup. Tepat pukul 21.25, akhirnya Irwan ditemukan. Itupun saat salah seorang tetangga membawa obor dan memukul2kan tempah sambil berteriak2 memanggil Irwan. Ia menemukannya sedang meringkuk dibawah rerimbunan tanaman bambu. Anehnya, tempat itu sudah disinari senter berkali2 oleh tetangga yg lain namun Irwan tidak tampak. Hanya seorang itu saja yg berhasil melihatnya. Menurut beberapa tetangga, itu dikarenakan dia disembunyikan oleh wewe gombel. Irwan pun dibawa pulang kerumah, dia hanya diam dengan muka yang pucat, tak mampu berkata2. Adikku menangis memeluk anaknya sambil meminta maaf berkali2.

Setelah kejadian itu, selama beberapa hari Irwan menjadi sosok yang pendiam, dia tak pernah mau bicara meski ditanya2. Namun suatu hari, tiba2 dia bercerita pada adikku. Dia bilang saat orang2 mencari, sebenarnya dia bisa melihat & mendengar namanya dipanggil2. Namun dia tidak mampu membuka mulutnya, tak mampu menjawab panggilan, dia juga tidak mampu untuk berdiri, dia merasa seperti dipeluk oleh seseorang, namun dia tidak melihat siapa yg memeluknya.

http://cerita-misteri.reunion.web.id/2010/10/wewe-gombel.html

Setelah anda membaca cerita seram Wewe Gombel, jika berkenan tinggalkan komentar.

Pencarian Info Terbaru 2011:

cerita hantu wewe gombel, hantu wewe gombel, sejarah hantu wewe gombel, cerita kisah wewegombel, Cerita hantu wewegombel
  • You Avatar